Suatu
hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan
kakinya ke tangga,salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan.
Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak dengan cepat, sehingga ia
tidak mungkin bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu si bapak tua
itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya
keluar jendela. Seorang pemuda
yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak
tua, "Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa Anda
melemparkan sepatu Anda yang sebelah juga ?" Si bapak tua menjawab,
"Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya."
---------
Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup
-jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau
karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.
Kita kehilangan
banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya
tampak seperti tidak adil dan merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada
perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.
Kalimat di
atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek
saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik. Ini semua dapat diartikan:
supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual,
pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah
terjadi.
----------- Seperti si bapak tua dalam cerita,
kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan
bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. Mungkin
saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak tua nantinya bisa mendapatkan
sepasang sepatu yang lebih baik.
" Satu sepatu hilang. Dan
sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi si bapak.
Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela, sepatu gelandangan yang
membutuhkan. "
Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita
atau dunia menjadi lebih baik. Mungkin memang pedih pada awalnya...
mungkin butuh bulan berbilang tahun untuk menyeka bening yang terkadang
masih mengalir....
Namun kebahagiaan memang tak selamanya... dan kesedihan takkan mengembalikan apa yang telah berlalu...
=======
Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau seseorang masuk
dalamhidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang
lain.Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk
melepaskannya. ======= " Semoga kita bisa menjadi orang yg ikhlas yang tetap masih bisa memberikan senyum terindah kita pada dunia".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar